Tambang Ilegal Diduga Dibekingi Oknum Brimob

Tambang Galian C ilegal milik (MT) alias Melky diduga kuat dibekingi oknum anggota Brimob.

Berdasarkan penelusuran jurnalis Caritasulut.com, terdapat 31 perusahaan atau perorangan yang teridentifikasi memiliki aktivitas pertambangan Galian C berstatus legal. Seluruhnya tersebar di Kecamatan Mandolang, Pineleng, Tondano Barat, dan Langowan Barat, dengan komoditas utama berupa material batuan, pasir, dan tanah.

Namun, dari hasil penelusuran tersebut, ditemukan aktivitas pertambangan Galian C milik Melky yang tidak mengantongi izin. Di balik aktivitas ilegal itu, sosok anggota Brimob terendus sebagai pihak yang diduga menjadi ‘penjamin’ agar kegiatan pertambangan tersebut tidak tersentuh proses hukum.

Melky menguasai lahan dengan luas 2 Ha di Kelurahan. Masarang, Kecamatan Tondano Barat, Kabupaten Minahasa, dan 2 alat berat pengangkut (Excavator).

Dari data yang dihimpun, anggota Brimob yang dimaksud saat ini berdinas di Mako Brimob. Penelusuran Caritasulut.com juga mengungkap peran seorang pria berinisial (JP) alias Jenli, yang diduga menjadi kaki tangan oknum Brimob.

Jenli disebut berperan mengambil “jatah mingguan” dari aktivitas tambang tersebut untuk kemudian disetorkan kepada oknum Brimob yang bersangkutan.

31 perusahaan atau perorangan yang berstatus legal yakni:

PT. Truely Khosama Tateli, Luas lahan: 11.00 Ha., PT Karya Lansot Mandiri, Luas lahan: 5.35 Ha., CV. Anthonius T. Pondaag, Luas lahan: 7.03 Ha., PT. Karya Mekar Jaya, Luas lahan: 5698.00 Ha., PT. Maesa Jaya Mineral, Luas lahan: 9.20 Ha., CV. Angnala Jaya, Luas lahan: 5.90 Ha., Kendy Tanawal Saiyang, Luas lahan: 4.55 Ha., PT. Sinar Baru Bersinar, Luas lahan: 47.30 Ha., PT. Tunas Baru Bersaudara, Luas lahan: 37.42 Ha., PT. Bukit Kasih Anugerah Bersinar, Luas lahan: 6.116 Ha., Deisje Keintjem, Luas lahan: 5.176 Ha., Denny Sumalata, Luas lahan: 5 Ha., Carlo Tewu, Luas lahan: 8,344.00 Ha., Sherly Y. Tamuntuan, Luas lahan: 3,166.00 Ha., CV. Wangunan Ta Jaya, Luas lahan: 5.875 Ha., PT. Pasifik Nusaindah Tondano, Luas lahan: 5.805 Ha., Koperasi Produsen Serba Usaha BM-OD Hebat, Luas lahan: 3.41 Ha., CV. Karmel One, Luas lahan: 3.63 Ha., PT. Karyadeka Manadoku, Luas lahan: 15.4 Ha., PT. Tunas Baru Bersaudara, Luas lahan: 17.1 Ha., PT. Padan Setia Perkasa, Luas lahan: 9.641 Ha., PT. Sederhana Karya Jaya, Luas lahan: 6.34 Ha., CV. Berkat Tani Manimporok, Luas lahan: 8.97 Ha., CV. Fendy Gonawan, Luas lahan: 12 Ha. CV. Merpati Jaya Sukses, Luas lahan: 5.2 Ha., CV. Pratama Abadi Sukses Berjaya, Luas lahan: 2.6 Ha., PT. Yakot Matujuhtujuh, Luas lahan: 1.8 Ha., PT. Bintang Muda Konstruksi, Luas lahan: 6.58 Ha., PT. Fajar Sukses Gemilang, Luas lahan: 3.9 Ha., PT. Kinston Sulutindo, Luas lahan: 6.8 Ha., PT. Meta Asia Investama, Luas lahan: 25.8 Ha.

(Red)

 

Related Posts

Sempat Redup, Kasus KS di Unima Disidangkan

Caritasulut.com, Manado – Kasus dugaan kekerasan seksual di Universitas Negeri Manado (Unima) yang sempat meredup akibat proses penanganan yang berlarut-larut, kini memasuki babak baru. Perkara dengan nomor register 48/Pid.B/2026/PN Tnn…

Rencana Pembangunan Kawasan Wisata Gunung Tatawiran Memicu Reaksi Keras Masyarakat

Caritasulut.com,Minahasa-Rencana pembangunan kawasan pariwisata di Gunung Tatawiran, Desa Agotey, menuai beragam reaksi dari masyarakat sekitar. Aktivitas pembukaan lahan yang ditandai dengan penebangan pohon dan penggundulan hutan memicu kekhawatiran warga, terutama…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *