Perkuat Kapasitas Kader, AMAN Sulut Gelar Pelatihan Paralegal

Caritasulut.com, Manado – Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) Sulawesi Utara (Sulut) gelar pelatihan Paralegal bagi masyarakat adat. Kegiatan ini berlangsung selama empat hari, sejak Kamis hingga Minggu (5–8 Maret 2026) di Villa Robert, Kelurahan Winangun Satu, Kecamatan Malalayang, Kota Manado.

‎Ketua Pengurus Harian (PH) AMAN Sulut, Kharisma Kurama, mengatakan pelatihan tersebut diselenggarakan sebagai upaya memperkuat kapasitas kader muda dalam membela hak-hak masyarakat adat di wilayah Sulawesi Utara.

‎Menurutnya, kegiatan ini dilatarbelakangi oleh kondisi masyarakat adat yang saat ini menghadapi berbagai tantangan dan persoalan di wilayahnya.

‎“Pelatihan paralegal ini dilaksanakan, karena kami merasa kondisi masyarakat adat di Sulawesi Utara sedang tidak baik-baik saja. Karena itu, perlu mencetak kader-kader, terutama kader muda, yang tanggap membela dan aktif melayani komunitasnya,” ujarnya.

‎Ia menjelaskan, pelatihan ini bertujuan mencetak kader muda yang memiliki pengetahuan dasar hukum serta kemampuan advokasi untuk membantu masyarakat adat dalam menghadapi berbagai persoalan yang muncul di wilayah adat.

‎“Setelah mengikuti pelatihan, para peserta diharapkan dapat kembali ke wilayah adat masing-masing untuk melakukan verifikasi wilayah adat, mendokumentasikan kondisi kampung, serta menerapkan pengetahuan yang telah diperoleh selama pelatihan,” ungkapnya.

‎Langkah tersebut dinilai penting sebagai bagian dari upaya mewujudkan visi masyarakat adat yang berdaulat, mandiri, dan bermartabat.

‎”Berharap, para peserta dapat kembali ke kampung halaman dan mengambil peran lebih aktif dalam membela hak masyarakat adat serta memberikan pelayanan bagi komunitasnya,” kuncinya.

‎Pelatihan ini diikuti sekitar 12 peserta yang berasal dari berbagai komunitas adat di Sulawesi Utara, di antaranya dari wilayah Minahasa, Bolaang Mongondow, Talaud, dan Sangihe.

‎Diketahui, para peserta memiliki latar belakang yang beragam, mulai dari jurnalis, pemuda adat yang aktif mengorganisir masyarakat di kampung, hingga peserta yang berasal dari wilayah yang sedang mengalami konflik.

  • Related Posts

    SIEJ Sulut Kecam Pernyataan Jems Tuuk Soal Penangkapan Aktivis Lingkungan

    Caritasulut.com, Manado – Society of Indonesian Environmental Journalists (SIEJ) Daerah Sulawesi Utara mengecam ancaman penangkapan yang dilontarkan oleh Ketua Aliansi Masyarakat Penambang Sulut, Julius Jems Tuuk, kepada aktivis lingkungan dan…

    Buruh Menang, Pengadilan Perintahkan PT Jaka Propertindo Bayar Hak Buruh

    Caritasulut.com, Manado – Pengadilan Hubungan Industrial pada Pengadilan Negeri Manado telah memeriksa dan memutus perkara Nomor 27/Pdt.Sus-PHI/2025 dengan mengabulkan sebagian gugatan penggugat, yang merupakan pekerja atau buruh di PT Jaka…

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *