Caritasulut.com, Tomohon – Universitas Kristen Indonesia Tomohon (UKIT) secara resmi melaksanakan launching Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik berbasis Outcome-Based Education (OBE) Tahun 2026 di Jemaat GMIM Imanuel Taratara, Kamis (30/7/2026).
Penerapan KKN dalam kurikulum Outcome-Based Education (OBE) bertujuan memastikan setiap aktivitas mahasiswa di lapangan menghasilkan kemampuan dan kompetensi nyata yang dapat diukur, bukan sekadar memenuhi jumlah jam kehadiran.
Penerapan kurikulum tersebut mengacu pada Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Permendikbudristek) Nomor 53 Tahun 2023 tentang Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi.

Rektor UKIT, Dr. Ir. Sandra A. Korua, M.Si, dalam sambutannya mengatakan KKN Tematik berbasis OBE merupakan bentuk komitmen perguruan tinggi dalam mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat.
“Pelaksanaan KKN ini masuk dalam pelayanan Tri Dharma, yaitu pengabdian kepada masyarakat. Kami setiap tahun melakukan pengabdian kepada masyarakat. Berdasarkan aturan pemerintah, kami menerapkan kurikulum OBE,” kata Sandra.
Dalam pelaksanaan KKN Tahun 2026, UKIT mengusung 16 topik tematik yang akan dilaksanakan oleh mahasiswa dari delapan fakultas yang ada di UKIT.
“Ada 16 topik tematik. UKIT harus melaksanakan kurikulum OBE. Sebagai contoh, untuk Fakultas Teologi, kami memilih tema Rumah Karakter dan HP-Ku untuk Kristus,” lanjut Korua.
Selain itu, sejumlah program KKN Tematik juga akan berfokus pada beberapa tema seperti pertanian, psikologi, UMKM dan sebagainya. Khusus program pertanian direncanakan dilaksanakan di beberapa wilayah di Kelurahan Woloan dan Rurukan.
Kegiatan launching KKN Tematik berbasis OBE Tahun 2026 tersebut dihadiri Dandim 1302/Minahasa yang diwakili Mayor Inf. Dadan Sopian, Wali Kota Tomohon yang diwakili Camat Tomohon Barat John Lonta, jajaran pimpinan rektorat UKIT, serta 657 mahasiswa peserta KKN.


