Caritasulut.com, Manado – Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) kembali mencatat prestasi membanggakan di bidang ekonomi. Berdasarkan data terbaru, Sulut berhasil menekan laju inflasi hingga masuk dalam tiga besar provinsi dengan inflasi terendah secara nasional.
Gubernur Sulawesi Utara Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus Komaling, SE menyebut capaian ini sebagai bukti nyata sinergi seluruh elemen pemerintah dan masyarakat dalam menjaga stabilitas harga serta daya beli warga.

“Keberhasilan ini bukan hanya hasil kerja pemerintah provinsi, tetapi juga kolaborasi antara Bulog, pemerintah kabupaten/kota, TNI–Polri, serta partisipasi aktif masyarakat,” ujar Gubernur Yulius usai menghadiri peluncuran penyaluran bantuan pangan di Bitung, Selasa (11/11/2025).
Ia menegaskan, pengendalian inflasi menjadi prioritas utama menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), karena periode tersebut biasanya diwarnai dengan peningkatan permintaan bahan pokok.

Untuk itu, Pemerintah Provinsi Sulut bersama instansi terkait terus mengoptimalkan distribusi pangan dan pelaksanaan operasi pasar agar harga kebutuhan pokok tetap stabil dan terjangkau.
Selain langkah-langkah tersebut, Pemprov Sulut juga meluncurkan berbagai program strategis, termasuk penyaluran bantuan pangan bagi 139 ribu keluarga penerima manfaat (KPM) di seluruh daerah. Upaya ini diharapkan mampu menjaga daya beli masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi daerah.
“Kita ingin masyarakat Sulut dapat merasakan langsung manfaat dari kebijakan yang berpihak pada rakyat. Stabilitas inflasi ini harus dijaga agar ekonomi daerah terus tumbuh dan kesejahteraan meningkat,” pungkas Gubernur Yulius.
( Leon Wilar)


