Caritasulut.com, Manado – Nuansa khidmat dan semangat persatuan menyelimuti Lapangan KONI Sario, Sabtu (14/2/2026), saat masyarakat memperingati Peristiwa Merah Putih 14 Februari.
Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus, bertindak sebagai inspektur upacara dalam momentum bersejarah tersebut. Peringatan ini menjadi refleksi bersama atas nilai perjuangan dan nasionalisme yang telah mengakar dalam perjalanan daerah.

Upacara diawali dengan pemeriksaan pasukan. Mengendarai mobil komando DB 1, gubernur berkeliling lapangan menyapa barisan peserta yang berdiri tegap, menunjukkan kesiapan dan penghormatan terhadap prosesi yang berlangsung.
Seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib dan penuh makna. Kekhidmatan terasa kuat, sejalan dengan semangat perjuangan yang menjadi ruh Peristiwa Merah Putih.
Kebersamaan semakin terlihat dengan hadirnya para kepala daerah kabupaten/kota se-Sulawesi Utara, jajaran pejabat Pemerintah Provinsi, staf khusus gubernur, serta masyarakat yang memadati lokasi upacara. Kehadiran berbagai unsur tersebut menjadi simbol solidaritas dan persatuan dalam momentum bersejarah bagi daerah.
Selain upacara bendera, peringatan juga diramaikan dengan drama kolosal Peristiwa Merah Putih serta berbagai atraksi olahraga dan seni budaya khas daerah. Kabasaran massal, masamper massal, musik bambu, kolintang, dan beragam pertunjukan budaya lainnya tampil memeriahkan suasana tanpa mengurangi kekhidmatan acara.
Peringatan ini tidak sekadar seremoni, tetapi juga pengingat akan pentingnya menjaga persatuan, memperkuat kebersamaan, dan terus menanamkan nilai perjuangan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
(Redaksi)


