Caritasulut, Manado — Pengacara Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Manado, Pascal Toloh, mengalami penangkapan dan penganiayaan saat berusaha menolong dan memberikan bantuan hukum pada salah satu peserta yang dipukuli diduga oleh aparat kepolisian, Senin (1/09/2025).
Aksi unjuk rasa di depan Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Utara awalnya berlangsung kondusif. Namun, situasi berubah ricuh setelah aparat mulai bertindak represif terhadap massa.

Kericuhan bermula ketika peserta aksi meminta bertemu wakil rakyat di halaman dalam gedung DPRD Sulut. Permintaan tersebut ditolak aparat dan massa kemudian dipukul mundur dengan semprotan air dari mobil water cannon, sehingga mereka berlarian menyelamatkan diri.
Dalam kekacauan itu, terlihat seorang peserta aksi terbaring di tanah dan dipukuli. Pascal Toloh yang berada di lokasi mencoba menolong dan memberikan bantuan hukum kepada peserta aksi yakni, Ekel Langitan. Namun, saat mengevakuasi Ekel, Pascal justru dibekuk, dipukuli, dan diseret aparat ke dalam gedung DPRD Sulut.
Diketahui, Toloh sudah mendapat perawatan medis.
Leon Wilar


