Caritasulut.com, Manado – Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Ny. Anik Yulius Selvanus, mengunjungi tiga lembaga PAUD, Senin (13/10).
Suasana penuh keceriaan saat Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi berinteraksi dengan sejumlah anak-anak, guru, dan orang tua siswa. Kunjungan tersebut meliputi TK Happy Land Kota Manado, TK Happy Holly Kids Kota Tomohon, dan TK Upus Ji Mama Kabupaten Minahasa.
Bukan seremonial, kehadirannya merupakan komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara untuk memperkuat pondasi pendidikan sejak usia dini.
“Yang terpenting daripada ini semua, kita akan memberikan perhatian penuh kepada PAUD-PAUD yang ada di Provinsi Sulawesi Utara,” kata Anik.
Pendidikan karakter sejatinya dimulai dari rumah. Ia mengingatkan, setiap orang tua tidak menyerahkan sepenuhnya tanggung jawab pendidikan pada sekolah.
“Percuma mereka disekolahkan di tempat yang bagus, tapi tidak dilanjutkan pendidikan di rumah. Padahal, di rumah inilah dasar dari segalanya,” ucapnya.

Anik menjelaskan, saat usia 0–6 tahun adalah periode emas (golden age) dalam pembentukan karakter dan kepribadian anak. Peran orang tua menurutnya sangat penting dalam menanamkan nilai moral, kedisiplinan, dan kasih sayang yang akan membentuk generasi masa depan berkarakter kuat.
Selain berdialog dengan guru dan orang tua, Anik juga meninjau program Menu Bergizi Seimbang (MBG) di masing-masing PAUD. Ia memberikan apresiasi atas keseriusan sekolah dalam menjaga asupan gizi dan tumbuh kembang anak.
“Untuk MBG saya lihat sudah berjalan baik, komposisi menu sudah bagus dan kualitasnya juga terjaga. Ini sangat penting untuk mengedukasi anak-anak soal keseimbangan gizi sejak dini,” puji Anik.
Ia menilai, tenaga pendidik PAUD di Sulawesi Utara telah menunjukkan kompetensi yang baik dan profesional. Namun, ia menekankan pendidikan sekolah harus berjalan seiring dengan pendidikan dari orang tua di rumah agar pembentukan karakter anak menjadi utuh dan seimbang.
“Anak usia dini menjadi perhatian provinsi karena mereka adalah dasar Indonesia yang berkualitas. Karakter mereka terbentuk sejak usia dini, dan di tangan kita bersama, mereka akan tumbuh menjadi generasi unggul yang beriman, cerdas, dan berkarakter,” tutupnya.
(Leon Wilar)


