Caritasulut.com, Manado – Menyambut Launching dan Laga Persahabatan Persma 1960 pada 12 November 2025, perbaikan dan pembenahan Lapangan KONI Sario Manado mulai dilakukan.
Menariknya, kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari Komando Daerah Militer XIII/Merdeka (Kodam XIII/MDK), bersama manajemen dan Presiden Klub Persma 1960, Harvani Boki.
Dalam laga bertajuk friendly match tersebut, tim kebanggaan Sulawesi Utara Persma 1960 All Star akan berhadapan dengan Persija Legend. Pertandingan ini juga akan menjadi penanda resmi kebangkitan Persma 1960 setelah melalui proses akuisisi klub beberapa waktu lalu.
Awalnya, laga dua klub legendaris asal Indonesia Timur itu direncanakan berlangsung di Stadion Klabat Manado, namun kemudian dipindahkan ke Lapangan KONI Sario.
Menurut salah satu manajemen Persma, Christian Yokung, pemindahan lokasi dilakukan agar masyarakat dapat menikmati kemunculan kembali Persma secara terbuka.
“Lapangan KONI merupakan lokasi olahraga rakyat yang terbuka untuk umum, jadi masyarakat bisa menonton secara gratis,” ujar Yokung, Senin (10/11/2025).
Yokung menambahkan, Lapangan KONI Sario nantinya juga akan dijadikan pusat latihan (training camp) dan lokasi akademi sepak bola Persma ke depan.
“Bukan hanya untuk launching tanggal 12 nanti, tetapi Lapangan KONI juga akan menjadi tempat latihan Persma secara permanen,” jelasnya.
Ia pun menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Sulut, khususnya Gubernur Yulius Selvanus Komaling (YSK) yang dinilai sangat peduli dan tanggap terhadap pengembangan sarana dan prasarana olahraga di daerah.
Sementara itu, perwakilan pengurus Maesa Sulut FC menilai Gubernur YSK memiliki kecintaan besar terhadap dunia olahraga dan memahami manfaatnya bagi pembangunan daerah.
“Olahraga bukan hanya soal kesehatan, tetapi juga menjadi alat promosi daerah. Kami, mewakili sekolah sepak bola dan klub-klub amatir di Sulut, mengucapkan terima kasih kepada Bapak Gubernur YSK,” ujar salah satu pengurus Maesa Sulut FC.
(Leon Wilar)


